Mengenal Ummul Mukminin Maimunah binti al-Harits

Image
Ummul Mukminin Maimunah binti al-Harits bin Hazn al-Hilali adalah wanita terakhir yang dinikahi oleh Nabi shalallallahu ‘alaihi wa sallam. Tidak banyak yang mengenal wanita bangsawan Bani Hilal ini. Sekarang, mari kita mengenalnya. Karena ia adalah ibu kita, ibu orang-orang yang beriman. Nasabnya Ummul Mukminin Maimunah merupakan putri dari al-Harits bin Hazn bin Bujair bin al-Hazm bin Ruwaibah bin Abdullah bin Hilal. Beliau lahir 29 tahun sebelum hijrah dan wafat tahun 51 H. Bersamaan dengan 593 M dan wafat tahun 671 M. Ibunya bernama Hind binti Auf bin Zuhair bin al-Harits bin Hamathah bin Humair. Saudara kandung Ummul Mukminin Maimunah adalah Ummul Fadhl Lubabah al-Kubra binti al-Harits yang merupakan istri dari al-Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian Lubabah ash-Shugra Ashma binti al-Harits. Ia adalah istri dari al-Walid bin al-Mughirah dan ibu dari Khalid bin al-Walid Saifullah radhiallahu ‘anhu. Kemudian Lubabah ash-Shugra menikah ...

Indonesia Tanpa Pacaran

Maafkan aku.

Bukan berarti untuk membuangi perasaan mu

Atau membuat goresan luka di hati mu.



Adalah saat kau nyatakan perasaan mu terhadap ku dan menawarkan padaku untuk bisa melakukan hubungan, namun aku tolak dengan penuh ketegasan



Karena hubungan yang kau tawarkan, kuanggap tak lebih dari sebuah permainan



Kuanggap Permainan karena hubungan itu tanpa kepastian dan kejelasan.

Hubungan yang di dalam nya penuh dusta dan kemaksiatan.



Maka apa yang bisa ku harapkan ?, jika pada ahirnya hanya menuntunku menuju kehancuran iman?



Pacaran

Mungkin bagi sebagian orang terlihat membahagiakan namun bagiku penuh kemungkaran.



Karena disana mungkin saja aku menemukan kecintaan yang berbalut dengan liburan palsu.



Adalah dusta saat kau menawarkan dasar cinta.

Karena cinta seharus nya menjaga tidak merusak nya dengan melakukan dosa



Yang benar adalah Anda mencari hubungan atas dasar nafsu semata. Dan umum, nafsu hanya akan menuntun pada keburukan



Sebab, sejatinya tidak ada yang salah dengan jatuh cinta. Yang salah adalah saat jatuh cinta, kita akan melahirkan ikatan yang sudah jelas Allah melarang nya



Jika memang mengaku cinta, buktikan dengan hubungan yang di ridhoi Nya, bukan hubungan yang mengundang kemurkaan Nya



Aku menolak pacaran.

Karena aku sadar, perasaan cinta terlalu suci jika diikat dengan hubungan yang penuh kemaksiatan.

Comments

Post a Comment

Visitor

Online

Related Post