Mengenal Ummul Mukminin Maimunah binti al-Harits

Image
Ummul Mukminin Maimunah binti al-Harits bin Hazn al-Hilali adalah wanita terakhir yang dinikahi oleh Nabi shalallallahu ‘alaihi wa sallam. Tidak banyak yang mengenal wanita bangsawan Bani Hilal ini. Sekarang, mari kita mengenalnya. Karena ia adalah ibu kita, ibu orang-orang yang beriman. Nasabnya Ummul Mukminin Maimunah merupakan putri dari al-Harits bin Hazn bin Bujair bin al-Hazm bin Ruwaibah bin Abdullah bin Hilal. Beliau lahir 29 tahun sebelum hijrah dan wafat tahun 51 H. Bersamaan dengan 593 M dan wafat tahun 671 M. Ibunya bernama Hind binti Auf bin Zuhair bin al-Harits bin Hamathah bin Humair. Saudara kandung Ummul Mukminin Maimunah adalah Ummul Fadhl Lubabah al-Kubra binti al-Harits yang merupakan istri dari al-Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian Lubabah ash-Shugra Ashma binti al-Harits. Ia adalah istri dari al-Walid bin al-Mughirah dan ibu dari Khalid bin al-Walid Saifullah radhiallahu ‘anhu. Kemudian Lubabah ash-Shugra menikah ...

Dalil

Jika kebanyakan manusia melakukan syirik apa ya kita ikutin?
.
Jika ada manusia melakukan bid'ah apa ya kita ikutin?
.
.
Jika misalnya kebanyakan hawa nafsu manusia di muka bumi, maka kita akan akan akan tersesat. Allah Ta’ala berfirman,
.
وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللّهِ
.
"Dan jika kamu menuruti orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah." [Al-An'am: 116]
.
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di meningatkan,
.
يقول تعالى ، لنبيه محمد صلى الله عليه وسلم ، محذرا عن طاعة أكثر الناس فإن أكثرهم قد انحرفوا في أديانهم وأعمالهم ، وعلومهم. فأديانهم فاسدة ، وأعمالهم تبع لأهوائهم ، وعلومهم ليس فيها تحقيق ، ولا إيصال لسواء الطريق.
.
“Allah berfirman kepada nabi-Nya Muhammad shallallahu‘ alaihi wa sallam dengan memberi petunjuk dari orang-orang, karena mereka berpaling dari agama, amal dan ilmu mereka. agama mereka rusak, amal mereka seperti hawa nafsu dan ilmu mereka tidak diterapkan dan tidak bisa mencapai jalan yang benar. ”[Taisir Karimirrahman]
.
Ingat, tolak ukur kebenaran adalah Dalil dari Al Qur'an dan As Sunnah dengan pencitraan sahabat Nabi, BUKAN DENGAN MENGIKUTI ADAT / KEBANYAKAN MANUSIA
.
jadi, kalo misalnya ada kyai yang mengajarkan amalan ibadah yang tidak menggunakan Nabi, boleh dilanggar apa tidak?

Comments

Visitor

Online

Related Post